|
DIPA Bone Rp 951,8 Miliar |
|
Written by Erdin
|
|
Friday, 08 January 2010 |
WATAMPONE -- Alokasi anggaran yang mengalir ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone 2010 ini meningkat dibanding tahun lalu. Berdasarkan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) yang diserahkan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo di Celebes Convention Centre, Kamis 7 Januari, tahun ini Pemkab Bone mendapat jatah Rp 951,8 miliar.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Statistik Bone, Murtir Jeddawi dihubungi via telepon, Kamis 7 Januari mengatakan, dengan Rp 951,8 miliar, DIPA Bone menjadi terbesar kedua di Sulsel setelah Makassar. "Anggaran ini akan digunakan untuk menjalankan program yang telah disusun. Juga sebagai dana implikasi masyarakat untuk meningkatkan pelayanan. Pelayanan baik diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakan," ujar Murtir sambil mengaku masih berada di Makassar. Dari item pokok yang mendapat pembiayaan DIPA lanjutnya, porsi terbesar berupa dana alokasi umum (DAU). Jumlahnya mencapai Rp 541,7 miliar. Kemudian dana alokasi khusus (DAK) Rp 69,5 miliar, dana sektoral Rp 306 miliar, dan dana tugas pembantuan Rp 10,5 miliar. Lainnya, kurang lebih Rp 23,7 miliar akan digunakan sebagai dana urusan bersama. Menurut Murtir, dana itu selanjutnya dialokasikan ke instansi vertikal, seperti Pengadilan Negeri Watampone, Departemen Agama, kejaksaan, lembaga pemasyarakatan, kantor keuangan, Badan Pertanahan Nasional (BPN), pelabuhan, Badan Pusat Statistik dan lainnya. "Instansi yang memperoleh alokasi anggaran terbesar, Departemen Agama. Anggarannya mencapai Rp 26,2 miliar, terus pembangunan infrastruktur permukiman yang mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 24,9 miliar," jelasnya. Dia menambahkan, kalau dana belanja langsung di Bone mencapai Rp 800 miliar yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). "Kami berharap anggaran ini memicu pertumbuhan ekonomi sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat," imbuhnya. |