Home arrow Pertumbuhan Ekonomi Sektoral arrow Sektor Perindustrian arrow Industri Besar
Industri Besar Print E-mail

Total industri besar Kabupaten Bone tahun 2008 terdiri dari 10 unit usaha masing-masing industri pembekuan udang dan biota perairan lainnya 5 unit usaha, industrii air minum dalam kemasan 2 unit usaha, industri penggilingan 2 unit usaha dan industri kimia dasar (alkohol/spiritus) 1 unit usaha.
Total produksi Industri besar mencapai Rp. 42.573.215.000 dengan total nilai investasi sebesar Rp. 28.805.835.000 dan menyerap tenaga kerja sebanyak 805 orang.


3.3.1.1.1. Industri Pembekuan Udang dan Biota Perairan Lainnya
Jumlah unit usaha industri pembekuan udang dan biota perairan lainnya di Kabupaten Bone pada tahun 2008 sebanyak 5 unit usaha dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 709 orang. Total produksi mencapai Rp. 30.879.215.000 dengan nilai investasi sebesar Rp. 11.503.000.000.
Peluang pasar untuk industri ini cukup luas pada pasar dalam maupun luar negeri untuk memenuhi kebutuhan industri makanan, restoran dan untuk konsumsi rumah tangga. Perubahan pada permintaan akhir industri ini mempengaruhi permintaan pada industri hulu ( usaha pembibitan, industri pakan, usaha budidaya udang dan biota perairan lainnya dan indusri yang memproduksi peralatan). Demikian pula pada industri hilir ( industri udang kaleng, restoran ). Perubahan produksi pada industri ini akan mempengaruhi permintaan tenaga kerja pada industri hulu dan industri hilir. Ketersediaan bahan baku menunjukkan kesulitan pada tingkat yang tidak terlalu sulit, peralatan,bibit dan pakan diperoleh pada pasar dalam negeri.

 

3.3.1.1.2. Industri Minuman Dalam Kemasan
Jumlah unit usaha industri minuman dalam kemasan di Kabupaten Bone pada tahun 2008 sebanyak 2 unit usaha dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 32 orang. Total produksi mencapai Rp. 1.764.000.000  dengan nilai investasi sebesar Rp. 1.501.200.000.
Peluang pasar untuk industri ini adalah restoran dan untuk konsumsi rumah tangga. Kemampuan bersaing industri ini masih terbatas pada pasar regional. Perubahan permintaan pada produk akhir industri ini akan mempengaruhi permintaan pada industri hulu ( industri peralatan) dan hilir (pedagang ) dan juga permintaan tenaga kerja pada industri hulu dan hilir. Ketersediaan bahan baku menunjukkan tingkat kesulitan yang tidak terlalu tinggi yaitu air deperoleh dari sumberdaya lokal dan peraltan sebagian dari dalam negeri dan sebagian dari luar negeri.

 

3.3.1.1.3. Industri Penggilingan Padi
Jumlah unit usaha industri penggilingan padi di Kabupaten Bone pada tahun 2008 sebanyak 2 unit usaha dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 22 orang. Total produksi mencapai Rp. 2.090.000.000 dengan nilai investasi sebesar Rp. 1.158.000.
Peluang pasar untuk industri penggilingan padi masih terbatas pada pasar lokal untuk memenuhi kebutuhan petani setempat. Kemampuan bersaing pun terbatas dalam Kabupaten. Industri ini menyerap tenaga kerja selain tenaga kerja pada industri itu sendiri juga kaitannya dengan tenaga kerja pada industri hulu dan industri hilir. Bahan baku untuk industri ini tersedia di daerah setempat.

 

3.3.1.1.4. Industri Kimia Dasar(alkohol/spiritus)
Jumlah unit usaha industri kimia dasar (alkohol/spiritus) di Kabupaten Bone pada tahun 2008 sebanyak 1 unit usaha dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 42 orang. Total produksi mencapai Rp. 7.840.000.000 dengan nilai investasi sebesar Rp. 14.643.635.

Last Updated ( Friday, 08 January 2010 )