|
Pencari Emas Asal Bone, Sinjai, dan Soppeng Padati Bajoe |
|
Written by Erdin
|
|
Wednesday, 15 October 2008 |
Watampone, Puluhan pendulang emas yang akan berangkat ke Bombana, Sulawesi Utara (Sultra), asal Bone, Sinjai, dan Soppeng masih memadati Pelabuhan Bajoe, Minggu (12/10) kemarin. Mereka rata-rata menggunakan motor dan berangkat bersamaan. Aminuddin (47) asal Kecamatan Ganra Kabupaten Soppeng mengaku baru pertama kali berangkat ke Bombana dengan diajak oleh keluarganya. Istri dan putri yang baru berumur lima tahun juga rela ditinggalkannya untuk mencari emas. | "Daripada nanti terlambat, lebih baik ke sana karena banyak orang yang sudah berhasil dapat emas," kata pria yang mengaku belum memiliki pengalaman sebelumnya mendulang emas. Sebagai peralatan, Aminuddin membawa linggis, wajan besar, dan peralatan lainnya untuk mendulang emas secara tradisional. Sejumlah warga asal Sinjai dan Bone juga masih memadati Pelabuhan Bajoe untuk ke Kolaka, kemudian ke Bombana.(ans)
Empat Hari Dapat 10 Gram AKBAR (48), warga asal Kabupaten Bone, mengaku bisa mendapatkan 10 gram emas hanya dalam empat hari mendulang di Bombana. Saat ditemui di Pelabuhan Bajoe kemarin, Akbar akan kembali ke Bombana setelah sebelumnya sempa pulang. Pria berbadan gempal ini yakin bisa kembali mendapatkan banyak emas. Tidak hanya peralatan untuk mendulang yang dibawanya dengan motornya, peralatan seperti pompa ban, tenda, hingga periuk, juga dibawanya.Akbar mengaku tidak memiliki keluarga di Bombana dan hanya tinggal di tenda.
| |