|
Written by Erdin
|
|
Friday, 26 June 2009 |
|
Watampone, Tribun - Puluhan pedagang yang telah berjualan di lokasi Pasar Sentral Baru Palakka Kabupaten Bone kembali mendatangi kantor Pemerintah Kabupaten Bone, Rabu (24/6). Mereka meminta pemerintah menertibkan sejumlah pasar dadakan yang ada di Watampone. Pedagang ini diterima Sekretaris Kabupaten Bone A Amrullah Amal. DI depan Amrulah, pedagang mengeluhkan minimnya pembeli di lokasi yang baru di tempati sekitar dua bulan tersebut. "Setengah bulan pertama kami di situ (lokasi baru), tidak ada satu sen pun saya dapat karena baju tidak ada yang laku," kata salah seorang pedagang pakaian, Mansyur. Hal senada dikatakan pedagang buah dan sayur, Sunarti. Menurutnya, pedagang tetap ingin ke lokasi lama karena banyak pembeli di tempat itu. "Kalau sebelum bulan Ramadan permasalahan ini masih terus berlanjut, lebih baik kami berdagang sementara di lokasi lama. Para pembeli berpikir buat apa jauh-jauh kalau ada yang dekat menjual. Apalagi bulan puasa nanti, lebih tidak mungkin lagi jauh-jauh ke Palakka. Sedangkan di dekat rumahnya ada penjual. Kami ingin agar semua pedagang disatukan di Palakka saja," kata ibu enam anak ini. Amrullah Amal berjanji segera menyelesaikan permasalahan tersebut dengan memerintahkan instansi terkait untuk mengambil langkah agar tidak ada lagi pasar selain di Palakka.(ans) |